Thursday, July 19, 2007

PUISI PUISI ISTRI

Heran juga

Benar-benar peran suami pada kebahagian istri

Kalau suami-suami benar sayangnya ,

Istri jadi terarah sepak terjangnya tanpa di minta

Namun jika para suami tak pandai menghargai

Hati istri jadi kawah candradimuka

Marahnya merambat kemana mana

Tidak diungkapkan sekalipun tampak pada penyakitnya

Duh…mahalnya para suami

Ia mengambil istri-istri dengan nama Illahi Rabbi

Jika tidak berhasil menjadi lelaki yang paling baik ahlinya

aku kira lebih baik kita menjadi janda saja

Daripada hati terus dibikin sengsara

Sudahlah pula membantu mencari nafkah, perlakuan baik sekedar kata sayang dan perhatikan tak di terima

Jadi apa sih yang bikin suami enggan menghargai istri ?

Oh sering juga lantaran kita sendiri , ya

Para istri senang mengacaukan hati

Taruh cemburu tak pada tempatnya

Minta belanja kasar omongannya

Serta tidak pandai mengurus anaknya

Ah, masak lantaran itu saja para suami batal sayangnya?

Jangan-jangan karena juga tabiat dasar para suami

Tak dididik untuk memahami sisi-sisi wanita sang istri

Ya itulah , para suami terlalu pakai otak kiri, tak ada empati tak ada imajinasi

Sedangkan para istri sering terlalu mengandalkan perasaan itu bagian otak kanannya kan ,….

Berpanjang-panjang dalam dugaan, samapai keterlaluan padahal itu pekerjaan setan kan ?

Maka benarlah kata guruku, antara suami dan istri harus sepakat dulu,

Dua hadist pegangan silahkan di pertukarkan niscaya terjadi pencerahan

Ar Rijalu Qawwammuna ala nisa ‘ jangan lagi jadi andalan lelaki

Al Jannatu tahta aqdamil ummahat, jangan jadi jimat istri shalihah

Mari coba berpikir, mari coba


( dikutip dari buku Izinkan Aku Bertutur oleh Neno Warisman )

0 Comments:

Post a Comment

<< Home